Saturday, 5 March 2016

Naskah Teater dan Drama 12 orang "Bunga Desa Suka Damai"

JUDUL: Bunga Desa Suka Damai
NAMA PEMAIN:
1.       HANA MARISA                                                  Sebagai Warga desa 1
2.       HANIFIANTI SURYA                                         Sebagai Pohon Pelindung Bunga
3.       INDRI MEILANINGRUM                                 Sebagai Warga desa 2
4.       INTAN MELIASARI RISHADI                          Sebagai Warga desa 3
5.       MARGAREVA YENIS SYAFITRI                     Sebagai Warga desa 4
6.       MIA SAPUTRI KRISENTIANA                        Sebagai Penulis Skenario
7.       MUHAMAD SETIADI                                       Sebagai Pak Kades
8.       M. SUKRON FADILAH AHADIAT                 Sebagai Orang kota 1
9.       NABILA NERISSA ARVIANA                          Sebagai Bunga Anggrek bulan
10.   NANI ANGGRAENI                                          Sebagai Warga desa 5
11.   OKTAVANI                                                          Sebagai Orang kota 2
12.   PITRIANITA                                                         Sebagai Pohon Pelindung Bunga
-^-^-

Proses Pemurnian Minyak Kelapa Sawit


1.   Degumming
  • Degumming merupakan suatu proses yang bertujuan untuk menghilangkan fosfatida, wax, dan pengotor lainnya dengan cara penambahan air, larutan garam, atau larutan asam. Degumming mengkonversi fosfatida menjadi gum terhidrasi yang tidak larut dalam minyak dan selanjutnya akan dipisahkan dengan cara filtrasi atau sentrifugasi. 
  • Pada pabrik sederhana, degumming dilakukan dengan cara memanaskan CPO hingga temperatur 90-130oC dimana temperatur ini adalah temperatur yang dibutuhkan untuk berlangsungnya reaksi CPO dengan asam fosfat. Setelah itu, CPO dipompa ke dalam mixer statis dengan penambahan 0,35-0,45 kg/ton CPO. Pengadukan yang terus-menerus di dalam mixer bertujuan untuk menghilangkan gum. Proses ini akan mempermudah penghilangan gum pada proses penyaringan berikutnya sehingga ukuran deodorizer tidak terlalu besar.

Resensi Novel "Autumn In Paris" by Ilana Tan

RESENSI NOVEL
1.       Identitas Buku
a.       Judul         : Autumn In Paris
b.      Penerbit     : PT. Gramedia Pustaka Utama
c.       Penulis       : Ilana Tan
d.      Tahun        : 2015
e.       Tebal buku : 264 halaman
f.       Harga        : Rp. 54.000,-

Saturday, 7 November 2015

Makalah Kewirausahaan - Produk Kerajinan Dari Limbah Plastik

1.      PENDAHULUAN
Tiap rumah pasti menghasilkan limbah rumah tangga berupa sampah. Baik itu sampah organik atau sampah anorganik yang harus kita pilah-pilah sebelum dibuang di tempat pembuangan sampah sementara.
Maka sudah selayaknya tiap rumah dilengkapi tempat sampah sesuai dengan jenisnya. Sampah organik seperti sisa daun atau sayuran bisa di tempatkan di bak sampah berwarna hijau, kelak sampah dari bak ini dipilah lagi untuk diolah menjadi pupuk kompos.

Unsur Intrinsik dan Sinopsis Novel Baruang Ka nu Ngarora

Baruang Ka nu Ngarora
v  Pangarang       : D.K Ardiwinata
v  Panerbitna       : Rahmat Cijulang
v  Tema               : ngahasut atawa baruang

Carita Pantun "Lutung Kasarung", Struktur dan Unsur Intrinsik Carita Pantun

CARITA PANTUN:
LUTUNG KASARUNG

Bul kubus mendung ka manggung
Ka manggung neda papayung
Ka dewata neda suka
Ka pohaci neda suci
Kuring rek diajar ngidung
Nya ngidung carita pantun
Ngahudang carita wayang
Nyilokakeun nyukcruk laku
nyukcruk laku nu bahayu
Mapay lampah nu baheula
Lulurung tujuh ngabandung
Kadalapan keur disorang
Bisina nerus narutus
Bisina narajang alas
Da puguh galuring tutur

Tugas Membuat Daftar dan Deskripsi Pangan Khas Daerah


Pangan Khas Daerah
Nama daerah:  Bogor, Jawa Barat.
No
Nama Pangan
Jenis Kering setengah jadi / kering siap jadi / masakan/ kue / minuman
Bahan hewani / nabati
1
Asianan
Masakan
Nabati
2
Keripik singkokng
Kering siap saji
Nabati
3
Abon Sapi
Kering siap saji
Hewani
4
Es tebu
Miinuman
Nabati
5
Bubur sum-sum
Minuman
Nabati
6
Cireng
Kue
Nabati
7
Cimol
Kering siap saji
Nabati
8
Baso Goreng
Kering siap saji
Hewani
9
Rujak Beubeuk
Masakan
Nabati
10
Kue bugis
kue
Nabati